Kali ini, penulis akan membagikan tentang bioflok. Mari kita simak bersama ... Bioflok —sesuai namanya yang merupakan gabungan dari kata “ bios ” (kehidupan) dan “ flock ” (gumpalan)—adalah kumpulan dari berbagai organisme seperti bakteri, mikroalga, protozoa, ragi dan sebagainya, yang tergabung dalam gumpalan. Jika pakan herbal yang sebelumnya disebutkan menambahkan tanam-tanaman, budidaya menggunakan sistem bioflok ini menambahkan organisme hidup (probiotik) yang berperan tidak hanya sebagai pakan tambahan alami bagi ikan tetapi juga menjaga kualitas air sehingga ikan lebih sehat. Untuk menginisiasi tumbuhnya organisme tersebut, biasanya pada kolam ditambahkan kultur bakteri jenis Bacillus sp ( B. subtilis, B. licheniformis, B. megaterium, B. polymyxa ) atau ragi (jenis Saccharomyces ), dan molase/tetes tebu sebagai nutrisi bagi bakteri. Mikroba ini kemudian akan berkembangbiak dan karena media perairan budidaya sistem bioflok sudah dikondis...
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan dalam komposisi unsur hara selada (L. sativa cv Rex) yang di tanam dengan sistem akuaponik yang ditambah larutan nutrisi dan sistem hidroponik. Perubahan unsur hara pada sistem aquaponik diketahui melalui analisis kimia air. Aliran nutrisi dikontrol dan disesuaikan untuk mengetahui capaian konsentrasi nutrisi yang layak untukpertumbuhan optimal bagi tana- man. Jumlah nitrogen yang dikeluarkan dari sistem aquaponik ditentukan oleh keseluruhan biomasa selada. Pada dasarnya, pada sistem akuaponik dengan tambahan suplemen dapat menumbuhkan L. sativa cv Rex dengan keseluru- han biomassa yang sama dan meningkatkan indeks konsentrasi klorofil. Hal ini menunjukkan bahwa selada aquaponik dapat diproduksi dengan hasil dan kualitas yang serupa dengan sistem hidroponik konvensional bila dilakukan penambahan suplemen secara tepat. ...
Komentar
Posting Komentar